
Kuota Jemaah Haji 2026 untuk Bangka Belitung
Bangka Belitung mendapatkan kuota sebanyak 1.077 jemaah haji pada musim haji tahun 2026. Calon jemaah haji dari wilayah ini akan berangkat melalui embarkasi Palembang menggunakan maskapai Saudi Arabian Airline. Pemilahan jemaah haji dibagi menjadi dua gelombang, yaitu gelombang pertama yang berangkat ke Madinah pada 22 April 2026 dan gelombang kedua yang berangkat ke Mekah pada 7 Mei 2026.
Dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, terdapat dua maskapai penerbangan utama yang akan melayani jemaah haji Indonesia, yaitu Saudi Arabian Airline dan Garuda Indonesia. Maskapai Saudi Arabian Airline akan melayani sebanyak 248 kloter dengan jumlah jemaah sekitar 101.860 orang dari enam embarkasi. Sementara itu, Garuda Indonesia akan mengangkut 102.502 jemaah dari 10 embarkasi dalam 277 kloter. Total jemaah haji reguler dan petugas haji yang akan diterbangkan melalui 525 kloter dari seluruh wilayah Indonesia mencapai 204.362 orang.
Jadwal Keberangkatan dan Pemulangan Jemaah Haji
Pemberangkatan jemaah haji Indonesia akan dimulai secara bergelombang pada 22 April 2026. Sedangkan pemulangan jemaah haji dijadwalkan mulai pada 1 Juni 2026 dan berakhir pada 1 Juli 2026. Kuota jemaah haji Indonesia 2026 terdiri atas 203.320 calon haji reguler (92 persen) dan 17.680 calon haji khusus (8 persen). Jadwal keberangkatan dan pemulangan jemaah haji telah dirilis oleh Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia.
Proses keberangkatan jemaah haji Indonesia Insyaallah akan dimulai pada 21 April 2026 atau bertepatan dengan 4 Dzulqa’dah 1447 H, ketika jemaah mulai memasuki asrama haji. Puncak ibadah haji akan berlangsung saat Wukuf di Arafah pada 26 Mei 2026 atau 9 Dzulhijjah 1447 Hijriah. Sehari sebelumnya, 26 Mei seluruh jemaah akan bergerak menuju Arafah untuk melaksanakan wukuf. Dalam konteks ibadah haji, wukuf adalah berdiam diri di Padang Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah, hingga 10 Dzulhijjah. Jemaah boleh duduk, berbaring, atau bahkan tertidur, selama berada di area Arafah pada waktu yang ditentukan.
Fase pemulangan jemaah haji juga dibagi dua gelombang yang akan dimulai pada 1 Juni 2026 dan berakhir 1 Juli 2026 atau bertepatan dengan 16 Muharram 1448 Hijriah.
Pembagian Kuota dan Biaya Haji 2026
DPR RI dan pemerintah menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi sebesar Rp 87.409.366. Dari jumlah tersebut, Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang ditanggung calon jemaah haji rata-rata sebesar Rp 54.194.366. Daftar jumlah kuota jemaah haji reguler tahun 2026 untuk masing-masing provinsi di Indonesia sudah ditetapkan.
Tiga provinsi paling banyak menerima kuota haji reguler 2026 adalah Jawa Timur dengan 42.409 jemaah, disusul Jawa Tengah dengan 34.122 orang dan Jawa Barat dengan 29.643 jemaah. Total kuota yang didapat untuk seluruh Indonesia sama dengan kuota musim haji tahun 2025 yakni sebanyak 221.000 orang. Dari total kuota tersebut, haji reguler memperoleh jatah 203.320 jemaah, sedangkan haji khusus sebanyak 17.680 jemaah. Pembagian untuk dua kuota juga masih sama dengan tahun lalu.
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan bahwa pembagian kuota haji tahun 2026 disusun sesuai dengan ketentuan dalam UU Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (PIHU). "Berkaitan dengan hal tersebut, kami membagi kuota haji reguler per provinsi berdasarkan proporsi daftar tunggu jemaah haji antar provinsi," kata Dahnil dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI di Kompleks DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat.
Masa Tunggu Haji Tiap Provinsi Disamakan 26 Tahun
Dalam rapat yang sama, Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan bahwa masa tunggu jemaah haji tiap provinsi kini sama, yakni 26 tahun. Masa tunggu ini berbeda dari penyelenggaraan ibadah haji tahun sebelumnya, yang bervariasi hingga paling lama sekitar 47 tahun. "Seperti tadi saya sebutkan, masa tunggu semuanya sama sekitar 26 tahun," kata Dahnil.
Pembagian kuota lebih berprinsip pada keadilan karena provinsi dengan jumlah pendaftar haji lebih banyak akan mendapat kuota lebih banyak. Dampak dari pembagian kuota dengan pola penghitungan baru tersebut, akan ada 10 provinsi yang akan mengalami penambahan kuota dan berdampak pengurangan waktu tunggu. Dan 20 provinsi yang mengalami pengurangan kuota, berdampak menambah waktu tunggu.
Jadwal Lengkap Ibadah Haji 2026
Berikut jadwal lengkap perjalanan Haji 2026 mulai pemberangkatan hingga pemulangan jemaah:
- 21 April 2026 (4 Dzulqa’dah 1447 Hijriah): jemaah masuk Asrama Haji
- 22 April 2026 (5 Dzulqa’dah 1447 Hijriah): awal pemberangkatan jemaah gelombang I ke Madinah
- 1 Mei 2026 (14 Dzulqa’dah 1447 Hijriah): awal pemberangkatan jemaah gelombang I ke Mekkah
- 6 Mei 2026 (19 Dzulqa’dah 1447 Hijriah): akhir pemberangkatan jemaah gelombang I ke Madinah
- 7 Mei 2026 (20 Dzulqa’dah 1447 Hijriah): awal pemberangkatan jemaah gelombang II ke Jeddah
- 15 Mei 2026 (28 Dzulqa’dah 1447 Hijriah): akhir keberangkatan jemaah gelombang I ke Mekkah
- 21 Mei 2026 (4 Dzulhijjah 1447 Hijriah): akhir pemberangkatan jemaah gelombang II ke Jeddah
- 25 Mei 2026 (8 Dzulhijjah 1447 Hijriah): pemberangkatan jemaah haji dari Mekkah ke Arafah
- 26 Mei 2026 (9 Dzulhijjah 1447 Hijriah): wukuf di Arafah
- 27 Mei 2026 (10 Dzulhijjah 1447 Hijriah): Idul Adha
- 28 Mei 2026 (11 Dzulhijjah 1447 Hijriah): Hari Tasriq I
- 29 Mei 2026 (12 Dzulhijjah 1447 Hijriah): Hari Tasriq II
- 30 Mei 2026 (13 Dzulhijjah 1447 Hijriah): Hari Tasriq III
- 1 Juni 2026 (15 Dzulhijjah 1447 Hijriah): awal pemulangan jemaah gelombang I dari Mekkah ke Tanah Air
- 15 Juni 2025 (29 Dzulhijjah 1447 Hijriah): akhir pemulangan jemaah gelombang I dari Madinah ke Tanah Air
- 16 Juni 2026 (1 Muharam 1448 Hijriah): awal pemulangan jemaah gelombang II dari Madinah ke Tanah Air
- 30 Juni 2026 (15 Muharam 1448 Hijriah): pemulangan jemaah haji gelombang II dari Madinah ke Tanah Air
- 1 Juli 2026 (16 Muharam 1448 Hijriah): jemaah haji gelombang II tiba di Tanah Air
Pembagian Kloter Haji 2026
Garuda Indonesia – 277 Kloter
- Embarkasi Aceh (BTJ): 14 kloter
- Embarkasi Medan (KNO): 17 kloter
- Embarkasi Padang (PDG): 14 kloter
- Embarkasi Jakarta (CGK): 33 kloter
- Embarkasi Solo (SOC): 80 kloter
- Embarkasi Yogyakarta (YK): 26 kloter
- Embarkasi Banjarmasin (BDJ): 19 kloter
- Embarkasi Balikpapan (BPN): 16 kloter
- Embarkasi Makassar (UPG): 43 kloter
- Embarkasi Lombok (LOP): 15 kloter
Saudia Arabian Airlines – 248 Kloter
- Embarkasi Batam (BTH): 25 kloter
- Embarkasi Palembang (PLM): 16 kloter
- Embarkasi Jakarta (CGK): 23 kloter
- Embarkasi Jakarta-Jabar (JKS): 28 kloter
- Embarkasi Kertajati (KJT): 40 kloter
- Embarkasi Surabaya (SUB): 116 kloter
Daftar Kuota Jemaah Haji Reguler 2026
Berikut ini daftar lengkap kuota jemaah haji reguler per provinsi di Indonesia untuk musim haji 2026:
- Aceh – 5.426
- Sumatera Utara – 5.913
- Sumatera Barat – 3.928
- Riau – 4.682
- Jambi – 3.576
- Sumatera Selatan – 5.354
- Bengkulu – 1.357
- Lampung – 5.827
- DKI Jakarta – 7.819
- Jawa Barat – 29.643
- Jawa Tengah – 34.122
- DI Yogyakarta – 3.748
- Jawa Timur – 42.409
- Bali – 1.698
- Nusa Tenggara Barat – 5.798
- Nusa Tenggara Timur – 516
- Kalimantan Barat – 1.858
- Kalimantan Tengah – 1.559
- Kalimantan Selatan – 5.187
- Kalimantan Timur – 3.189
- Sulawesi Utara – 402
- Sulawesi Tengah – 1.753
- Sulawesi Selatan – 9.670
- Sulawesi Tenggara – 2.063
- Maluku – 587
- Papua – 933
- Bangka Belitung – 1.077
- Banten – 9.124
- Gorontalo – 608
- Maluku Utara – 785
- Kepulauan Riau – 1.085
- Sulawesi Barat – 1.450
- Papua Barat – 447
- Kalimantan Utara – 489