Kunci Jawaban Soal Pilihan Ganda PAI Kelas 9 Halaman 140-143

Erlita Irmania
By -
0
Kunci Jawaban Soal Pilihan Ganda PAI Kelas 9 Halaman 140-143

Kunci Jawaban Soan Pilihan Ganda PAI Kelas 9 Halaman 140, 141, 142, dan 143

Berikut ini adalah kunci jawaban soal pilihan ganda mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) kelas 9 halaman 140 hingga 143. Soal-soal ini bertujuan untuk menguji pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipelajari.

Soal No. 1

Sultan Sulaiman I mendapat gelar “Al-Qonuni” atau “The Magnificent”, yang berarti ....

A. Sang pemberi pengampun
B. Sang pembuat undang-undang
C. Yang sangat bijaksana
D. Yang diberkahi Allah Swt.

Jawaban: B

Soal No. 2

Gelar Al-Qonuni diberikan kepada Sultan Sulaiman I, karena ....

A. Berupaya mendirikan kantor pengadilan diseluruh wilayah Turki
B. Berjasa dalam meletakkan dasar hukum bagi Daulah Usmaniyah
C. Mengangkat para khalifah yang benar-benar jujur dan adil
D. Memberikan ampunan bagi para rakyat kecil yang lemah.

Jawaban: B

Soal No. 3

Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!

1) Kemerosotan akhlak sebagian pemimpin Daulah Usmaniyah
2) Pemimpin yang kurang amanah
3) Melemahnya kekuatan militer
4) Terjadi persahabatan dengan bangsa-bangsa Eropa
5) Masyarakat Daulah Usmaniyah banyak yang enggan bertani
6) Terjadi krisis pangan pada masa Daulah Usmaniyah
7) Terjadinya perpecahan di dalam wilayah-wilayah
8) beberapa wilayah memisahkan diri dengan Usmaniyah
9) Terdapat perebutan pengaruh dengan beberapa negara Eropa

Pernyataan tersebut, yang bukan merupakan penyebab runtuhnya Daulah Usmaniyah terdapat pada nomor ....

A. 1, 2, 3
B. 2, 3, 4
C. 4, 5, 6
D. 7, 8, 9

Jawaban: C

Soal No. 4

Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!

1) Melatih para tentara secara maksimal, dan mengirimnya pada misi penaklukan Konstantinopel.
2) Merangkul daerah-daerah yang sebelumnya sempat terlepas dari kekuasaan Daulah Usmaniyah.
3) Membuat kesepakatan dengan negara tetangga, seperti Venesia, Magyar, dan Bosnia.
4) Mengutus mata-mata untuk menyelidiki kekuatan dan kelemahan benteng musuh.
5) Memberikan kontribusi terhadap persiapan kejayaan Daulah Usmaniyah pada masa kepemimpinan putranya.

Pernyataan tersebut, yang merupakan usaha Muhammad Al-Fatih dalam menaklukkan Konstantinopel. ditunjukan oleh nomor ....

A. 1 dan 2
B. 2 dan 3
C. 3 dan 4
D. 4 dan 5

Jawaban: C

Soal No. 5

Salah satu bukti bahwa para Khalifah Daulah Usmaniyah memiliki sikap toleransi beragama, kecuali .....

A. Menetapkan Islam sebagai agama resmi, tetapi diberi kebebasan memeluk agama lainnya
B. Memberikan kebebasan kepada masyarakat dalam memeluk agama masing-masing
C. Khalifah tidak memperdulikan urusan agama yang dianut oleh rakyatnya.
D. Khalifah memfasilitasi berkembangnya agama apa pun yang ada di wilayah kedaulatannya.

Jawaban: D

Soal No. 6

Sebuah bangunan peninggalan Sultan Ahmet I yang masih bisa dinikmati keindahannya hingga pada zaman sekarang ....

A. Mosque Al-Manar
B. Blue Mosque
C. Masjidil Aqsho
D. Istana Al-Hamra

Jawaban: B

Soal No. 7

Perhatikan wacana berikut!
“Usaha penaklukkan kota Konstantinopel oleh Al-Fatih memakan waktu 9 bulan, dan tepat pada 29 Mei 1453 M., kota Konstantinopel berhasil ditaklukkan. Setelah memasuki Konstantinopel, Al-Fatih memasuki sebuah gereja Hagia Sofia/Aya Sofia (saat itu dijadikan sebagai tempat perlindungan para rahib, pendeta serta masyarakat) dan Al-Fatih yang baik hati, memberikan perlindungan kepada mereka.”

Dari wacana tersebut, dua nilai positif yang bisa kita teladani adalah ....

A. Gotong royong dan pengorbanan
B. Keteguhan dan keramahan
C. Kegigihan dan toleransi
D. Istiqomah dan kesabaran

Jawaban: C

Soal No. 8

Dalam upaya memecah belah Daulah Usmaniyah, Timur Lenk menggunakan segala daya dan upaya, salah satunya adalah dengan politik adu domba di kalangan internal Daulah Usmaniyah.

Perilaku tercela yang telah dilakukan Timur Lenk dalam istilah ilmu akhlak dinamakan ....

A. Hasad
B. Namimah
C. Ghadhab
D. Riya’

Jawaban: B

Soal No. 9

Perhatikan pernyataan berikut!
Sejak mendeklarasikan diri sebagai sebuah republik pada tahun 1923 M, Turki berubah menjadi negara yang berpaham sekuler. Paham sekuler tersebut tidak cocok diterapkan di negara Indonesia. Alasan yang paling tepat dari pernyataan tersebut adalah ....

A. Indonesia adalah negara yang memiliki multi pulau, bahasa, dan suku.
B. Indonesia telah mewajibkan semua rakyatnya agar memiliki keyakinan dan senantiasa bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
C. Negara Turki Usmani sangat berbeda karakter dan adat istiadatnya dengan negara Indonesia
D. Indonesia tidak akan berkembang jika menjadi negara sekuler

Jawaban: B

Soal No. 10

Daulah Turki Usmani dihapuskan dan diganti menjadi negara republik sekuler Turki, oleh....

A. Muhammad Taufik Pasha
B. Mustafa Kemal Pasha
C. Sultan Sulaiman I
D. Muhammad Al-Fatih

Jawaban: B


Jawaban Soal Esai

Soal No. 1

Jelaskan secara singkat sejarah berdirinya Daulah Usmaniyah!

Jawaban:
Riwayat Kesultanan Utsmaniyah atau Kekaisaran Turki Ottoman adalah negara Islam terbesar yang tidak berasal dari tanah Arab. Negara ini berdiri dari suku-suku Turki yang dipimpin oleh Osman Bey atau Osman I. Konstantinopel menjelma menjadi ibu kota dari negara ini, yang selama lebih dari 600 tahun (1299-1924 M) menguasai wilayah yang meliputi Timur Tengah, Eropa Timur, dan Afrika Utara. Adapun Kesultanan Utsmani berasal dari keturunan suku Kabilah di Turkmenistan pada abad ke-12, yang berpindah dari Kurdistan ke Anatolia sebagai pengembara. Sang Pemimpin pengembara itu adalah Raja Erthugrul dan putranya, Usman I, yang berpindah untuk menghindari serangan dari Mongol di bawah Jenghis Khan. Semenara Raja Erthuugrul dan pengikutnya kemudian menetap di Kota Athlah, sebelah timur Turki dan bersekutu dengan Dinasti Saljuk. Mereka kemudian menyokong Dinasti Saljuk melawan Romawi hingga memenangkan pertempuran. Sebagai hadiah atas bantuan itu, Raja Erthugrul mendapatkan sebidang tanah di barat Anatolia yang berbatasan dengan Romawi. Ia juga mendapatkan wewenang untuk mengembangkan wilayahnya hingga mendekati Romawi. Setelah Dinasti Saljuk runtuh, Usman I mendeklarasikan berdirinya Kerajaan Usmani di Turki.

Soal No. 2

Di antara Khalifah Daulah Usmaniyah, siapakah yang memiliki sifat amanah mengemban tugas sebagai pemimpin? Jelaskan alasannya

Jawaban:
Sosok Umar bin Khattab r.a adalah Sahabat Nabi SAW yang menjadi Khalifah Amirul Mu’minin yang dikenal dengan sifat amanahnya. Umar bin Khattab disegani sebagai seorang pemimpin yang adil. Ia memastikan bahwa hukum ditegakkan dengan adil untuk semua orang, tanpa memandang status sosial atau kekayaan. Keadilan Umar bin Khattab dapat menjadi teladan bagi kita dalam memperlakukan orang lain dengan adil dan merata. Bukan hanya itu, Ummar memiliki kemampuan dalam mengatur dan mengelola urusan negara dengan baik. Kepemimpinan yang efektif Umar bin Khattab mengajarkan kita untuk menjadi pemimpin yang bijaksana, tanggap, dan mampu mengambil keputusan yang tepat demi kebaikan umat.

Soal No. 3

Deskripsikan nilai-nilai positif yang bisa kita teladani setelah mempelajari Sejarah Khalifah Usmani! Dan jelaskan alasannya!

Jawaban:
Berikut ini adalah 5 contoh keteladanan Utsman bin Affan:
Kepedulian kepada Agama dan Umat
Kedermawanannya
Keberanian
Kesederhanaan dan Rendah Hati
* Keteguhan Akidah

Soal No. 4

Jelaskan kontribusi Daulah Usmaniyah dalam sejarah perkembangan Islam di dunia!

Jawaban:
Dinasti Turki Usmani merupakan kekhalifahan islam yang mempunyai pengaruh besar dalam peradaban didunia Islam, hal itu dikarenakan kerajaan usmani pernah mengalahkan bangsa mongol dan Eropa dalam penaklukakkan pusat peradaban dan pusat agama nasrani. Setelah penaklukkan tersebut kerajaan usmani memiliki kejayaan sehingga Kerajaan mampu memperluas daerah kekuasaanya ke Eropa. Selain itu Kemajuan dan perkembangan ekspensi kerajaan telah diraih oleh kerajaan turki yang demikian luas dan dapat dikatakan cepat serta diikuti pula oleh kemajuan-kemajuan dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk dalam aspek peradabannya.

Soal No. 5

Jelaskan, keteladanan apa sajakah yang kalian peroleh dari kehidupan Khalifah Sulaiman Al-Qonuni!

Jawaban:
Contoh keteladanan yang bisa diperoleh dari kehidupan Khalifah Sulaiman Al-Qonuni:
Pemimpin Terpercaya, Adil dan Bijaksana
Selalu Rendah Hati dan Malu kepada Tuhan
Menikmati Pekerjaan sebagai Rasa Syukur
Selalu Menjaga Shalat
Memiliki Tingkat Kecerdasan Tinggi
Nabi yang berbelas kasih kepada sesama

Post a Comment

0 Comments

Post a Comment (0)
3/related/default