Nurul, ASN yang Selamatkan Bilqis di Hutan, Suku Anak Dalam Menangis Saat Anaknya Dibawa

Erlita Irmania
By -
0
Nurul, ASN yang Selamatkan Bilqis di Hutan, Suku Anak Dalam Menangis Saat Anaknya Dibawa

Sosok Nurul Anggraini Pratiwi, ASN Wanita yang Berjuang untuk Menyelamatkan Bilqis

Nurul Anggraini Pratiwi adalah sosok yang sangat berperan dalam upaya penyelamatan Bilqis (4), seorang anak korban penculikan asal Makassar, Sulawesi Selatan. Sebagai satu-satunya perempuan dalam tim penyelamatan, ia menjadi bagian penting dari proses penemuan dan pemulangan Bilqis ke orangtuanya.

Selain Nurul, ada juga tokoh Suku Anak Dalam (SAD) bernama Temenggung Joni yang bertindak sebagai mediator antara polisi dengan kelompok Temenggung Sikar, mertua dari Begendang, yang merawat Bilqis di tengah hutan. Ada juga Temenggung Roni yang ikut serta dalam proses ini.

Nurul memilih untuk mengambil bagian dalam misi penyelamatan meskipun harus melintasi jalan berbatu dan berdebu yang dikurung kebun sawit hingga ke tengah hutan. Ia berjalan selama berjam-jam untuk menemukan Bilqis, dengan perlindungan dari tiga orang temenggung yang menjaganya dari semua sisi.

"Saya tidak merasa takut karena ada tiga orang temenggung yang menjaga saya," kata Nurul saat ditemui di kantornya. Baginya, ketakutan dirinya tidak sebanding dengan keselamatan Bilqis.

Kedekatan Nurul dengan Suku Anak Dalam sudah terbentuk sejak lama. Sebelum menjadi ASN, ia bekerja mendampingi Orang Rimba melalui program Keluarga Harapan (PKH) sejak 2018-2025. Kedekatan ini membuat para temenggung sangat menjaga keselamatannya.

Pengalaman dan Peran Nurul dalam Penyelamatan

Nurul memulai perjalanan dari Bungo menuju kediaman Temenggung Sikar. Ia berangkat pada siang hari dengan naik sepeda motor dan tiba di rumah Temenggung Sikar sekitar pukul 14.00 WIB. Di sana, tim dari kepolisian Makassar sudah menunggu untuk melakukan negosiasi dengan Begendang.

Setelah beberapa waktu menunggu, ketiga temenggung kembali dan membawa Nurul untuk menjemput Bilqis. Mereka berempat kemudian menempuh perjalanan selama lebih dari dua jam. Matahari hampir terbenam saat mereka berangkat ke Bukit Suban.

Di lokasi tersebut, Nurul menyaksikan Bilqis dan orangtua angkatnya menangis. Awalnya, Bilqis tidak mau lepas dari orangtuanya, sehingga Nurul harus mengambil "paksa" Bilqis. Meski begitu, tidak ada ancaman atau perlakuan kasar dari Orang Rimba.

Begendang dan keluarganya sudah legawa melepas Bilqis, tetapi harus menunggu karena Bilqis belum mau lepas. Nurul pun meminta maaf kepada orangtua angkat Bilqis dan memberikan tenangkan mereka sebelum membawa Bilqis pergi.

Proses Pemulangan Bilqis

Setelah sampai di Polres Merangin, Nurul mengusap badan Bilqis dengan tisu basah dan mengganti bajunya. Setelah itu, ia menyuapi Bilqis makanan. Usai makan, Nurul meminta Bilqis untuk menulis, sebagai diagnosis terhadap rasa trauma.

Nurul terkejut ketika Bilqis menggambar wajahnya, lalu ibunya dan simbol hati yang menyimbolkan rasa cinta. Ia tahu bahwa perjalanan kembali Bilqis masih panjang, sehingga ia memilih untuk meninggalkan Bilqis bersama polisi.

"Jangan sampai terlalu dekat, nanti saya menghambat proses pengembalian Bilqis ke Makassar," katanya.

Jaringan Pelaku Penculikan Lintas Provinsi

Fakta baru terungkap dari kasus penculikan Bilqis (4), bocah asal Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Polisi mengidentifikasi jaringan pelaku yang beroperasi lintas provinsi. Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro mengatakan, para tersangka tidak hanya beraksi di Makassar, tetapi juga terdeteksi di Bali, Jawa Tengah, Jambi, dan Kepulauan Riau.

Penyidikan dilakukan bersama Bareskrim Polri karena kasus ini melibatkan lintas wilayah hukum. Empat orang ditetapkan sebagai tersangka, yakni SY (30), NH (29), MA (42), dan AS (36). Mereka ditangkap di lokasi berbeda dan kini ditahan di Mapolrestabes Makassar.

Motif pelaku murni karena faktor ekonomi. Mereka menjual anak untuk memenuhi kebutuhan hidup. Barang bukti yang disita berupa empat ponsel, satu kartu ATM BRI, dan uang tunai Rp1,8 juta.


Post a Comment

0 Comments

Post a Comment (0)
3/related/default