Prediksi Susunan Pemain AC Milan vs Lazio: Pulisic Absen, Nkunku Starter

Erlita Irmania
By -
0

Kondisi AC Milan dan Lazio Jelang Pertandingan

Pertemuan antara AC Milan dan Lazio dalam lanjutan Liga Italia akhir pekan ini diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik di pekan ke-13. Duel ini akan digelar di San Siro pada Minggu (30/11/2025) pukul 02.45 WIB. AC Milan ingin mempertahankan tren positif setelah kemenangan besar di Derby della Madonnina, sementara Lazio perlahan bangkit dari awal musim yang penuh gejolak.

AC Milan memasuki pertandingan ini dengan modal besar setelah kemenangan gemilang atas Inter pada pekan ke-12. Kemenangan itu tidak hanya mengangkat moral tim, tetapi juga membuat AC Milan naik ke posisi kedua dan membuka peluang merebut puncak klasemen tergantung hasil klub pesaing. Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, mengingatkan bahwa skuadnya harus tetap berkepala dingin setelah euforia derby. Ia menegaskan target utama Milan musim ini tetap empat besar, meskipun peluang memimpin klasemen tetap terbuka.

Dengan raihan 25 poin dari 12 laga, Milan termasuk tim paling konsisten musim ini. Mereka mengalahkan empat tim dari posisi lima besar, menunjukkan kemampuan tampil superior dalam laga besar. Namun, Allegri mengakui ada ruang perbaikan terutama saat menghadapi tim yang secara kualitas dianggap lebih lemah—kategori yang secara tradisional tidak disematkan kepada Lazio. Selain itu, Milan juga sedikit menaruh perhatian pada hasil pertandingan lain seperti Roma vs Napoli yang dapat mempengaruhi posisi puncak klasemen. Situasi kompetitif ini menjadi faktor internal yang menambah tekanan di tubuh Rossoneri.

Masalah Kebugaran: Pulisic, Gimenez, dan Athekame Absen

Isu terbesar Milan dalam pekan ini adalah absennya beberapa pemain penting. Christian Pulisic menjadi sorotan pertama karena tidak berlatih sejak Selasa akibat kelelahan otot. Allegri menyampaikan bahwa sang winger kemungkinan besar tidak dapat bermain sambil menunggu perkembangan lebih lanjut. Santiago Gimenez juga dipastikan absen. Striker utama itu masih membutuhkan beberapa hari untuk pulih sepenuhnya dari cedera pergelangan kaki. Sementara itu, Zachary Athekame masih harus menepi selama beberapa minggu setelah mengalami masalah otot ketika bertugas bersama tim nasional.

Tiga absensi ini memengaruhi struktur serangan Milan. Allegri harus mencari solusi kreatif, dan opsi tersebut mengarah kepada mantan bintang RB Leipzig, Christopher Nkunku. Di laga ini, ia berpeluang besar tampil sejak awal dan diberi kesempatan membuktikan dirinya.

Maignan Tetap Menjadi Pilar dan Lini Belakang Stabil

Meski absensi menghantui sektor depan, Milan tidak memiliki masalah dalam struktur pertahanan. Mike Maignan, yang tampil heroik di derby dengan penyelamatan krusial terhadap tembakan Lautaro Martinez dan penalti Hakan Calhanoglu, akan kembali mengawal gawang. Di depannya, trio Fikayo Tomori, Matteo Gabbia, dan Strahinja Pavlovic akan menjadi tembok utama. Allegri tidak berencana mengubah salah satu lini pertahanan terbaik Serie A musim ini.

Untuk sektor sayap, Alexis Saelemaekers telah pulih tepat waktu dan akan kembali beroperasi di sisi kanan, sementara Davide Bartesaghi dipercaya menjaga sisi kiri. Susunan ini melapisi lini tengah yang dikomposisi oleh gelandang berpengalaman: Adrien Rabiot, Luka Modric, dan Youssouf Fofana. Dengan kondisi tersebut, Milan diprediksi turun dengan formasi 3-5-2.

Prediksi Starting XI AC Milan (3-5-2)

Maignan; Tomori, Gabbia, Pavlovic; Saelemaekers, Fofana, Modric, Rabiot, Bartesaghi; Nkunku, Leao.

Lazio Bangkit Setelah Kekacauan Awal Musim

Lazio memulai musim 2025–2026 dengan kehadiran kembali Maurizio Sarri. Namun situasi awal tidak berjalan mulus. Klub ibu kota terkena embargo transfer akibat penyimpangan keuangan. Sarri bahkan mengaku tidak sepenuhnya diberitahu tentang risiko tersebut ketika menandatangani kontrak, tetapi memilih tetap bertahan. Meski demikian, Lazio berhasil mempermanenkan beberapa pemain penting seperti Nicolo Rovella, Luca Pellegrini, Nuno Tavares, Samuel Gigot, dan Fisayo Dele-Bashiru.

Beberapa pemain dilepas, termasuk Loum Tchaouna dan Nicolo Casale. Namun secara keseluruhan, inti skuad tidak berubah banyak. Hasil awal menggambarkan kekacauan internal itu: kalah dari Como, Sassuolo, dan Roma. Tetapi sejak itu mereka hanya tumbang sekali—dari Inter. Lazio kemudian mencatat kemenangan atas Genoa dan Juventus, serta beberapa laga imbang yang mencerminkan peningkatan stabilitas.

Masalah Pemain Jelang Laga dan Prediksi Skuad Lazio

Lazio juga menghadapi masalah cedera dan kebugaran menjelang laga di San Siro. Gigot, Rovella, dan Cancellieri dipastikan absen, sementara Castellanos, Cataldi, dan Mario Gila harus menjalani tes kebugaran. Situasi ini membuat Sarri perlu menyesuaikan susunan pemain. Lini belakang diperkirakan dihuni Lazzari, Patric, Alessandro Romagnoli, dan Marusic. Di lini tengah, Sarri kemungkinan menurunkan Guendouzi, Vecino, dan Basic. Sementara sektor sayap akan diisi Isaksen dan Zaccagni, dua pemain yang tampil konsisten. Untuk lini depan, Boulaye Dia diperkirakan menjadi pilihan utama. Namun Sarri dikenal fleksibel ketika harus mencari opsi berbeda jika kondisi pemain tidak ideal.

Prediksi Starting XI Lazio (4-3-3)

Provedel; Lazzari, Patric, Romagnoli, Marusic; Guendouzi, Vecino, Basic; Isaksen, Dia, Zaccagni.

Sejarah Pertemuan Panjang dan Statistik Kunci

Pertemuan Milan dan Lazio bukan hal baru. Keduanya sudah berhadapan sebanyak 192 kali sepanjang sejarah, dengan Milan unggul 86 kemenangan berbanding 41 milik Lazio, sementara 65 laga berakhir imbang. Beberapa statistik penting:

  • Dari 99 pertemuan di Milan, Rossoneri mencatat 57 kemenangan.
  • Dua pertemuan musim lalu berlangsung ketat: imbang 2-2 di Olimpico dan kemenangan dramatis Lazio 2-1 di San Siro.
  • AC Milan belum pernah seri dalam 9 pertemuan terakhir di semua kompetisi.
  • AC Milan hanya kalah sekali musim ini, dan menjadi salah satu tim dengan jumlah kekalahan paling sedikit.
  • Lazio tercatat sebagai salah satu tim dengan kartu merah terbanyak (2 kartu merah).
  • Lazio telah puasa gol tandang selama 297 menit.
  • Statistik perorangan juga menarik. Cristian Pulisic mencetak 16 gol pada 2025, masuk posisi ketiga dalam daftar pencetak gol terbanyak Italia tahun ini. Dari kubu Lazio, Mattéo Guendouzi sedang berada dalam tren positif dengan 6 gol, sementara Tijjani Noslin mencetak gol tandang pertamanya musim ini.

Pemain yang Harus Diperhatikan

Dari kubu AC Milan, sorotan tertuju pada Nkunku yang diberi kesempatan menggantikan Pulisic. Kombinasinya dengan Leao dinilai bisa memberi warna baru. Selain itu, Fofana tetap menjadi jangkar penting di lini tengah. Dari Lazio, Zaccagni menjadi salah satu pemain paling berbahaya. Romagnoli juga akan menjadi sosok vital dalam meredam dua striker Milan yang dinamis.

Prediksi Skor

Melihat gaya Allegri dan tren Lazio yang belakangan jarang bermain terbuka, laga ini berpotensi berlangsung ketat dengan skor rendah. AC Milan tetap dijagokan karena kualitas lini pertahanan dan konsistensi performa.

Prediksi Skor Akhir

AC Milan 1–0 Lazio

Klasemen Liga Italia Sementara

Klub D M S K GM GK -/+ P
Roma 12 9 0 3 15 6 9 27
AC Milan 12 7 4 1 18 9 9 25
Napoli 12 8 1 3 19 11 8 25
Inter Milan 12 8 0 4 26 13 13 24
Bologna 12 7 3 2 21 8 13 24
Como 13 6 6 1 19 7 12 24
Juventus 12 5 5 2 15 11 4 20
Lazio 12 5 3 4 15 9 6 18
Sassuolo 13 5 2 6 16 16 0 17
Udinese 12 4 3 5 12 20 -8 15
Cremonese 12 3 5 4 13 16 -3 14
Torino 12 3 5 4 11 21 -10 14
Atalanta 12 2 7 3 14 14 0 13
Cagliari 12 2 5 5 12 17 -5 11
Parma 12 2 5 5 9 15 -6 11
Pisa 12 1 7 4 10 16 -6 10
Lecce 12 2 4 6 8 16 -8 10
Genoa 12 1 5 6 11 19 -8 8
Fiorentina 12 0 6 6 10 19 -9 6
Verona 12 0 6 6 7 18 -11 6

Post a Comment

0 Comments

Post a Comment (0)
3/related/default