Perkembangan Terbaru Kasus Hubungan Terlarang antara Inara Rusli dan Suami Wardatina Mawa
Wardatina Mawa, seorang konten kreator, menegaskan bahwa video CCTV yang merekam hubungan terlarang antara suaminya dengan Inara Rusli telah diserahkan kepada pihak berwajib. Ia menolak untuk mempublikasikan rekaman tersebut karena mengandung adegan asusila dan aurat.
Video CCTV yang berdurasi dua jam ini mencakup adegan yang sangat tidak pantas. Menurut Wardatina, hal ini menjadi alasan utama ia menolak untuk membagikannya ke publik. Ia memilih menjaga marwah suaminya sebagai ayah dari anak semata wayang mereka.
Langkah Hukum yang Diambil oleh Wardatina Mawa
Wardatina Mawa melalui jalur hukum mempolisikan Insanul Fahmi dan Inara Rusli atas tuduhan perselingkuhan dan perzinaan. Ia mengklaim memiliki bukti berupa rekaman CCTV yang menunjukkan adegan asusila antara suaminya dengan mantan istri Virgoun.
Menurut informasi yang beredar, Insanul Fahmi menyebutkan bahwa CCTV tersebut diperoleh dari rumah Inara Rusli. Namun, ia tidak tahu bagaimana Mawa bisa memiliki rekaman tersebut. Ia mencurigai bahwa Virgoun adalah dalang di balik pengantongan bukti tersebut oleh istri sahnya.
Pernyataan Tegas Wardatina Mawa
Melalui akun Instagram-nya, Wardatina Mawa menegaskan bahwa ia tidak akan mempublish video CCTV tersebut. Ia menyatakan bahwa rekaman itu berisi aib suaminya dan ia ingin menjaga martabat serta harga diri mereka.
"Aku cuma kasih lihat tindakan awal aja, dan dari situ aja mereka udah memanas. Padahal aku tetap yang pegang kendali dari awal sampai akhir," tulis Mawa dalam postingannya.
Ia juga menyebut bahwa video tersebut menampilkan aurat kedua pihak. Meskipun tidak menyukai tindakan suaminya, ia tetap menjaga martabatnya sebagai ayah dari anaknya.
Hanya Penyidik yang Bisa Melihat Rekaman CCTV
Mawa menegaskan bahwa hanya penyidik yang dapat melihat keseluruhan bukti tersebut. Ia menjelaskan bahwa proses hukum membutuhkan validasi bukti oleh pihak berwenang. Selain itu, ia tidak akan membagikan bukti tersebut kepada siapa pun.
"Jadi kalian ada yang bilang aku bongkar aib di dalam CCTV, BIG NO. Yang aku lakukan adalah menjaga harga diri dan martabatku tanpa menginjak martabat orang lain. Karena aku masih tau batas, dan agama sudah atur semuanya," tutup Mawa.
Virgoun Diduga Pelaku Utama
Insanul Fahmi menyampaikan bahwa rekaman CCTV tersebut berasal dari rumah Inara Rusli. Hal ini membuat banyak orang heran bagaimana rekaman dari rumah tersebut bisa berada di tangan Mawa.
Lebih jauh, Insan mengklarifikasi bahwa rekaman tersebut berada pada masa setelah mereka menikah siri. Ia juga membongkar pesan yang diduga dari mantan suami Inara Rusli, Virgoun.

Dalam pesan tersebut, Virgoun menulis imbauan pada Inara dan memastikan status pernikahan sang mantan dengan Insanul Fahmi.
Isi Rekaman CCTV yang Sangat Memalukan
Mawa akhirnya membongkar isi rekaman CCTV tersebut saat menjadi bintang tamu podcast Denny Sumargo. Ia menjelaskan bahwa video tersebut sangat memalukan dan berisi perilaku zina besar.
Rekaman tersebut merekam suara percakapan suami dengan artis IR. "Full (video panjangnya). Udah zina besar banget," ungkap Mawa.
Ia juga menjelaskan bahwa suami dan Inara melakukan tindakan tersebut dengan sangat santai. Ini menunjukkan bahwa tindakan tersebut bukanlah kali pertama.

Awal Mula Tuduhan Perselingkuhan
Berdasarkan unggahan di Instagram, Mawa awalnya mengisyaratkan kondisi rumah tangganya yang berusia tujuh tahun kini diwarnai ketidaksetiaan. Ia menyebut bahwa di balik 7 tahun itu, ada hal yang ia tidak lihat, yaitu nama lain yang ia tidak sangka.
Ia mengklaim bahwa waktu panjang bukan ukuran kesetiaan hanya Allah yang bisa menguji hati. Setelah melihat bukti tersebut, ia tidak marah, tetapi memilih untuk mengambil langkah hukum.
Lewat kolom komentar, Mawa lantas membeberkan sosok selingkuhan suami yang diduga kuat adalah Inara Rusli. Ia menyebutkan ciri-ciri perempuan yang menggoda suaminya. Ia juga menyebut bahwa wanita tersebut pernah disakiti oleh pasangannya.
"Ternyata ada ya... orang yang sudah pernah disakitin tapi tetap tega nyakitin orang lain. Seolah luka yang dia punya malah jadi alasan untuk melukai, bukan untuk belajar memperbaiki diri," tukas Mawa.