Pengertian Sholat Tahajud
Sholat Tahajud adalah salah satu bentuk ibadah sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam. Dikenal juga dengan nama Salat Tahajud, sholat ini dilakukan pada malam hari atau sepertiga malam setelah terjaga dari tidur. Sholat Tahajud memiliki keistimewaan khusus karena dianggap sebagai amalan yang mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Salat Tahajud merupakan salah satu bentuk ibadah yang tidak hanya memperkuat hubungan antara hamba dan Tuhan, tetapi juga memberikan banyak manfaat spiritual dan kebaikan. Dalam Al-Qur'an, Allah menyebutkan bahwa orang-orang yang sedikit tidur di malam hari untuk berdoa dan memohon ampunan akan dimasukkan ke dalam taman-taman surga. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya Sholat Tahajud dalam kehidupan seorang Muslim.
Niat Sholat Tahajud
Sebelum melakukan Sholat Tahajud, seseorang perlu membaca niat. Berikut bacaan niat Sholat Tahajud dua rakaat:
صَلِّى سُنَّةً التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى
Artinya: "Saya (berniat) mengerjakan sholat sunnah Tahajjud dua raka’at semata-mata karena Allah Ta’ala."
Niat ini harus dibaca dengan hati yang tulus dan penuh kepercayaan. Niat yang benar menjadi fondasi utama dalam menjalankan ibadah, termasuk Sholat Tahajud.
Tata Cara Sholat Tahajud
Berikut adalah langkah-langkah dalam melaksanakan Sholat Tahajud dua rakaat:
Rakaat Pertama
- Membaca niat Sholat Tahajud.
- Membaca Takbiratul Ihram.
- Membaca Doa Iftitah.
- Membaca surat Al-Fatihah.
- Membaca surat-surat pendek Al-Quran. Misalnya, Al-Kafirun.
- Ruku' dengan tumakninah lalu membaca: سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ Artinya: "Maha Suci Rabbku yang Maha Agung dan segala puji bagi-Nya."
- I'tidal dengan tumakninah lalu membaca: سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ Artinya: "Allah mendengar siapa saja yang memuji-Nya." رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ Artinya: "Rabb kami, milik-Mu segala pujian."
- Sujud dengan tumakninah lalu membaca: سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ Artinya: "Mahasuci Tuhanku yang Mahatinggi dan segala puji bagi-Nya."
- Duduk di antara dua sujud lalu membaca: رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَافِنِيْ وَاعْفُ عَنِّيْ Artinya: "Ya Allah, ampunilah aku, kasihanilah aku, cukupilah aku, angkatlah derajatku, berikanlah rejeki kepadaku, berikanlah petunjuk kepadaku, berilah kesehatan kepadaku dan ampunilah aku."
- Sujud lalu membaca: سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ Artinya: "Mahasuci Tuhanku yang Mahatinggi dan segala puji bagi-Nya."
- Berdiri lagi untuk rakaat kedua.
Rakaat Kedua
- Membaca Surah Al-Fatihah.
- Membaca surah pendek, misalnya Al-Ikhlas.
- Ruku' dengan tumakninah lalu membaca: سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ Artinya: "Maha Suci Rabbku yang Maha Agung dan segala puji bagi-Nya."
- I'tidal dengan tumakninah lalu membaca: سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ Artinya: "Allah mendengar siapa saja yang memuji-Nya." رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ Artinya: "Rabb kami, milik-Mu segala pujian."
- Sujud dengan tumakninah lalu membaca: سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ Artinya: "Mahasuci Tuhanku yang Mahatinggi dan segala puji bagi-Nya."
- Duduk di antara dua sujud lalu membaca: رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَافِنِيْ وَاعْفُ عَنِّيْ Artinya: "Ya Allah, ampunilah aku, kasihanilah aku, cukupilah aku, angkatlah derajatku, berikanlah rejeki kepadaku, berikanlah petunjuk kepadaku, berilah kesehatan kepadaku dan ampunilah aku."
- Sujud lalu membaca: سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ Artinya: "Mahasuci Tuhanku yang Mahatinggi dan segala puji bagi-Nya."
- Tasyahud Akhir dengan tuma’ninah.
- Salam.
- Setelah salam, disunahkan membaca bacaan wirid, tasbih, tahmid, sholawat, istigfar, lalu membaca doa sholat Tahajud.
Bacaan Dzikir Setelah Sholat
Setelah Sholat Tahajud, dianjurkan untuk membaca dzikir. Berikut beberapa bacaan dzikir yang dapat dilakukan:
-
Membaca istighfar sebanyak 3 kali: اللهَ الْعَظِـيْمِ الَّذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah yang maha agung, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, dzat yang maha hidup kekal abadi dan terus menerus mengurus makhluknya tiada henti. Dan aku bertaubat kepada-Nya."
-
Membaca dzikir kalimat tauhid: لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ Artinya: "Tiada Tuhan yang haq disembah kecuali Allah semata, tiada sekutu baginya. Hanya milikinya segala kerajaan dan hanya milikinya segala puji, baik yang hidup atau mati, Dialah Dzat yang kuasa atas segala sesuatu".
-
Membaca doa selamat: اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ، وَإِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلَامُ فَحَيِّنَارَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَاَدْخِلْنَا الْـجَنَّةَ دَارَ السَّلَامِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَا ذَاالْـجَلَالِ وَاْلإِكْرَام Artinya: "Ya Allah, engkaulah Dzat yang memberi keselamatan (kesejahteraan), hanya darimu lah keselamatan (kesejahteraan) dan kepadamua lah segala keselamatan (kesejahteraan) itu kembali. Maka hidupkanlah kami Ya Allah dengan selamat (sejahtera), masukkan kami ke dalam surga rumah keselamatan (kesejahteraan), Engkaulah Dzat yang berkah wahai Tuhan kami dan maha luhur Engkau, Ya Tuhan kami yang Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan".
-
Membaca surah Al-Fatihah.
- Membaca Ayat Kursi.
- Membaca Tasbih, Tahmid dan Takbir 33 kali.